Laporan Neraca

Potret kekayaan & utang resto: Berapa total yang kita miliki (Harta) dan dari mana asal duitnya (Utang ke pihak luar & Modal sendiri)

s/d
Excel Arus Kas Jurnal
Total Harta (Aset)
Rp 137.000.000
Kas, persediaan & inventaris
Total Utang (Kewajiban)
Rp 15.000.000
Tagihan supplier & titipan pajak
Modal Bersih (Ekuitas)
Rp 122.000.000
Modal + akumulasi laba
Keseimbangan Neraca
Selisih Rp -50.500.000
Periksa kembali pembukuan
ASET (AKTIVA) Harta & Kekayaan Resto
Keterangan / Nama Akun Jumlah (Rp)
A. Duit Kas & Barang Cepat Cair (Aset Lancar)
Kas kecil operasional & belanja pasar harian Rp 17.000.000
Rekening setoran EDC kasir & transfer pelanggan Rp 85.000.000
Penjualan kartu & QRIS belum cair ke bank Rp 0
Tagihan pesanan catering & sisa kasbon staf Rp 0
Nilai persediaan dapur, bumbu, rokok & minuman Rp 25.000.000
Sisa periode hak pakai gedung yang dibayar di muka Rp 10.000.000
Subtotal Duit & Aset Cepat Cair Rp 137.000.000
B. Barang Inventaris & Alat Pakai Lama (Aset Tetap) Ubah / Kelola Aset
Kompor, chiller, fryer & exhaust Rp 0
Meja kursi makan jati & dekorasi Rp 0
Komputer kasir touchscreen & printer struk Rp 0
Penurunan nilai peralatan akibat usia pemakaian (0)
Subtotal Nilai Bersih Alat & Inventaris Rp 0
Total Kekayaan yang Dimiliki Resto (Harta) Rp 137.000.000
KEWAJIBAN & EKUITAS (PASIVA) Utang & Sumber Permodalan
Keterangan / Nama Akun Jumlah (Rp)
1. Duit Pihak Lain yang Harus Dibayar (Utang / Kewajiban)
Tagihan bahan baku belum dibayar lunas Rp 0
Pajak kasir wajib disetor ke Pemda / Bapenda Rp 0
Estimasi listrik, air, internet & gaji berjalan Rp 0
Sisa pokok pinjaman jangka panjang modal resto Rp 15.000.000
Subtotal Seluruh Utang yang Wajib Dibayar Rp 15.000.000
2. Duit Murni Milik Pemilik (Modal / Ekuitas)
Uang awal pendirian resto disetor pemilik Rp 172.500.000
Akumulasi keuntungan bersih yang diputar kembali Rp 0
Rp 0
Aset & Pasiva belum seimbang, cek Neraca Saldo Rp -50.500.000
Laba bersih dari Laporan Laba Rugi berjalan Rp 0
Subtotal Modal Murni Milik Pemilik Rp 122.000.000
Total Sumber Dana (Utang + Modal Sendiri) Rp 137.000.000
Panduan Membaca Laporan Neraca untuk Pemula & Pengusaha
1. Mengapa Harus "Balance" (Seimbang)?

Semua barang & uang yang ada di resto (Sisi Kiri) tidak muncul tiba-tiba. Uang untuk membeli barang itu pasti hanya berasal dari 2 tempat: hasil utang atau uang modal sendiri (Sisi Kanan).

2. Mengapa Pajak PB1 Disebut Utang?

Pajak resto 10% yang ada di struk kasir bukan penghasilan resto, melainkan titipan dari pembeli yang harus disetor ke kantor pajak daerah (Bapenda). Selama belum disetor, uang ini berstatus utang titipan.

3. Apa Beda Laba Rugi vs Neraca?

Laba Rugi adalah rekaman penjualan dikurangi biaya selama periode tertentu. Sedangkan Neraca adalah potret kondisi keuangan saat hari ini: berapa sisa uang kas, sisa stok, dan total utang kita.

4. Kesehatan Keuangan Resto Ini

Kondisi aman tercapai jika Aset Lancar (uang kas + stok) jauh lebih besar daripada Utang Lancar (utang supplier + pajak), sehingga usaha tidak pernah kesulitan uang tunai saat membayar kewajiban harian.